Yayasan Berkah Amal Salih Kembali Gelar JBB

Padang – Yayasan Berkah Amal Salih gelar Jumat Berkah Berbagi (JBB) di Dapur Al Salih, Jumat (9/9/2022) sore.

Kegiatan pemberian santunan pada anak yatim ini dihadiri Anggota DPR RI periode 2009-2014, H. Taslim Chaniago.

Pada kesempatan itu, Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat ini menekankan pada orang tua pentingnya mendidik anak. “Karena mereka merupakan aset kita di akhirat, maka berilah bimbingan yang mengedepankan akhlak yang baik,” ujarnya.

Disamping itu dia juga berharap JBB yang diselenggarakan Yayasan Berkah Amal Salih ini menjadi Pioneer bagi kelurahan lain.

“Ini hal positif dan sangat diharapkan oleh mereka yang membutuhkan. Mudah-Mudahan program yang telah berjalan tiga tahun ini juga bermunculan pada kelurahan lain di Kota Padang ini,” ujar Taslim yang Ketua DPW Partai Ummat Provinsi Sumatera Barat ini.

Sementara Pembina Yayasan Berkah Amal Salih, Saribulih menyampaikan berbagai program yang dirancang semua telah berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, ada 4 program utama yang dijalankan Berkah Amal Salih. Yakni Rumah Al Qur’an (Tahfizh dan Tahsin), Jumat Berkah Berbagi (JBB), Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Penggalian potensi generasi muda.

Untuk Rumah Al Qur’an, terdiri dari  dan Tahsin. Malahan saat ini sudah 27 anak yang mengikuti Tahfizh.

Sementara Jumat Berkah Berbagi (JBB) ini sudah memasuki tahun ketiga. Selain kegiatan rutin setiap Jumat, juga ada bantuan pendidikan untuk setiap semester. Termasuk bantuan dalam bentuk natura, seperti tas sekolah, buku dan lain lain.

Program pemberdayaan umat juga telah jalan.  Dalam bentuk pelatihan merangkai bunga, menghias kue pengantin dan membuat aneka makanan ringan.

Sedang program siaga bencana juga telah berjalan melalui KSB Mitra Utama. “Semua kegiatan dilaksanakan di Dapur Al Salih ini,” ujar Saribulih yang juga praktisi pendidikan ini.

Koordinator JBB yang juga Sekretaris Yayasan Berkah Amal Salih, Herwaty Taher dalam sambutannya mengatakan Jumat Berkah Berbagi ini adalah kerjasama Rumah Gadang Basamo (RGB) Alumni SMA 1 Padang tamatan 1987 dengan Yayasan Berkah Amal Salih.

Program JBB yang telah memasuki tahun ketiga ini selalu ditunggu para anak yatim. “Malahan saat vakum beberapa bulan lantaran dipindahkan ke Yayasan Berkah Amal Salih ini banyak yang bertanya. Alhamdulillah, akan kembali berlanjut setiap pekan,” ujar Herwaty Taher yang juga Ketua RT 01 RW 10 ini.

Malahan ujar Herwaty Taher untuk Jumat depan akan disalurkan santunan pendidikan. “Untuk semester ini agak terlambat. Biasanya santunan pendidikan kita serahkan setiap awal tahun pelajaran. Namun, untuk semester ini sudah terkumpul Rp 25 juta,” ujarnya. (BAS)

Kapolres Dharmasraya Shalat Idul Fitri

Kapolres Dharmasraya Gelar Open House

Polres Dharmasraya– Gema takbir mengaggungkan nama Allah SWT berkumandang menggelegar pada acara Shalat Idul Fitri 1443 H yang di gelar oleh Polres Dharmasraya .

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah bersama Ketua Bhayangkari Cabang Dharmasraya Ibu Futty Nurhadiansyah, PJU dan seluruh anggota serta warga masyarakat sekitar Polres Dharmasraya berbondong bondong mendatangi lapangan tenis yang digunakan sebagai tempat untuk sholat Ied, pada hari Senin (2/5/2022)

“Pelaksanaan shalat idul Fitri di Polres Dharmasraya ini bertujuan untuk menciptakan harmonisasi dan kedekatan antara personil Polres Dharmasraya dengan warga. Karena tanpa kerjasama warga tugas Polisi tidak bisa berjalan dengan baik” ucap Kapolres Dharmasraya

“Sangat mustahil tugas kita akan berjalan lancar tanpa ada kerjasama yang sinergis dengan masyarakat. Dengan shalat idul fitri kali ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi. Sehingga warga dan personil Polres Dharmasraya saling kenal satu sama lain” Sambung Kapolres Dharmasraya

Selengkapnya >>>



Supardi

UM Sumbar Gelar Pengajian Dengan Ketua DPRD Sumbar

Keluarga besar UM Sumbar menggelar pengajian dan buka bersama secara hybrid di empat kampus UM Sumbar, Rabu, (27/4/2022).

Rektor UM Sumbar, Dr. Riki Saputra mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah dalam rangka untuk mempererat jalinan silaturrahim, ukhuwah dan memperkuat soliditas keluarga besar Muhammadiyah khususnya dengan Ketua DPRD Sumbar Supardi.

“Terima kasih kepada para hadirin yang sudah mau berhadir dalam acara buka puasa ini, selamat datang kepada pak ketua DPRD Sumbar, Supardi di Kampus IV UM Sumbar, semoga silaturahim ini terus terjalin kedepannya,” katanya.

Dirinya menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah berhenti berbenah dan melakukan inovasi tiada henti demi UM Sumbar berkemajuan.

Ketua BPH UM Sumbar, Prof. Rusydi AM mengungkapkan bahwa tujuan utama kegiatan adalah untuk memperkuat tali silaturahim antar civitas akademika, keluarga besar Muhammadiyah sumbar “Mari kita perkuat persatuan dan silaturahim sesama kita,” tuturnya.

Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Buya Shofwan Karim mengatakan sebuah kebanggaan warga Muhammadiyah Sumbar karena sudah bertemu Ketua DPRD Sumbar yang merupakan tundem gubernur. Keduanya adalah kader terbaik Muhammadiyah untuk bangsa.

Selengkapnya >>>

Semifinal Leg 2 Indonesia vs Singapura

Dinilai Kontroversi, Kemenangan Timnas Atas Singapura Jadi Viral

Tim nasional Indonesia berhasil menumbangkan Singapura, dalam laga leg kedua Piala AFF 2020.

Kemenangan kontroversi Timnas Indonesia menjadi sorotan salah satu media olahraga Amerika Serikat.

Media olahraga Amerika Serikat itu adalah espn, yang berlokasi di wilayah Asia, yakni espnasia.

Sorotan itu diperlihatkan oleh espnasia melalui akun Instagram resminya, beberapa saat usai laga Timnas Indonesia vs Singapura berakhir.

Tonton Video : Indonesia vs Singapura, dari Momen Hingga Meme

“Piala AFF 2020 kembali menghadirkan laga kontroversial dan mendebarkan pada hari Sabtu,” tulis espnasia.

“Tapi Timnas Indonesia menjadi tim pertama yang lolos ke final, usai mengalahkan delapan pemain Singapura!” tambah espnasia

 

Laga Timnas Indonesia vs Singapura sendiri memang berlangsung sangat seru, dengan bumbu kontroversi di dalamnya.
Salah satu kontroversi yang terlihat jelas adalah saat Pratama Arhan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pemain PSIS Semarang itu terlihat offside, namun hakim garis tidak mengindahkannya dan mengesahkan gol tersebut.

Selain itu, tiga kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit Qasim Matar Ali Al-Hatmi kepada Singapura juga menjadi sorotan kontroversi.

Namun, bila ditelaah lebih dalam, tiga kartu merah yang didapatkan Singapura dirasa pantas karena memang benar-benar melakukan pelanggaran yang berlebihan

Seperti yang dialami oleh Safuwan. Dirinya emosi dijaga ketat oleh pemain Timnas Indonesia, Rachmat Irianto, hingga mendorong bek milik Persebaya tersebut.

Tak ayal, Safuwan pun langsung mendapatkan kartu kuning kedua di laga tersebut, dan mengubahnya menjadi kartu merah.

Kemudian ada Irfan Fandi, yang langsung mendapatkan kartu merah usai menyikut Irfan Jaya di menit ke-67.

Terakhir adalah kiper Hassan Sunny, yang juga melakukan pelanggaran berat di luar kotak penalti saat berhadapan dengan Irfan Jaya hingga membuat winger Persebaya itu terpelanting di lapangan.(*)

Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau Datangi DPRD Sumbar

Padang – Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM) mendatangi DPRD Sumbar untuk menyampaikan permintaan audiensi kepada DPRD Sumbar. Kehadiran BP2DIM diterima Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar, Rafles, SH., MH, Rabu, 27 Oktober 2021.

Ikut mendampingi, Kabag Hukum dan Perundang Undangan, Elvi dan staf Sekwan lainnya. Sementara, pengurus BP2DIM yang hadir, H. Welya Roza, H. Muslim Tawakal dan Radias Dilan.

Suasana pertemuan yang hangat telah menyiratkan sebuah harapan yang sama terhadap masa depan masyarakat Minangkabau dan provinsi Sumbar yang lebih baik dan gemilang.

Dalam pertemuan itu, Sekwan sangat mengapresiasi kedatangan Pengurus BP2DIM. Raflis mengatakan sudah lama menunggu kehadiran Pengurus BP2DIM untuk mengetahui lebih dalam ide seputar perubahan ProvinsI Sumatera Barat menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM).

Dalam suasana “Badunsanak”, Pengurus BP2DIM juga menyampaikan apresiasi dan ucapan rasa terima kasih yang dalam atas sambutan Sekwan DPRD  dan jajarannya.
Pengurus BP2DIM menjelaskan keberadaan dan perjuangan DIM yang sudah hampir selama 10 tahun, diprakarsai oleh Alm. Dr. Mochtar Naim sebagai tokoh nasional yang sangat mencintai Minangkabau.

BP2DIM telah merampungkan Draft Naskah Akademik dan Draft Undang Undang DIM (NA dan RUU DIM). serta sudah melakukan audiensi
Khusus upaya BP2DIM dalam hal permintaan audiensi kepada Gubernur Sumbar sampai saat ini belum memperoleh jawaban yang diharapkan.

Sebelumnya, pada Mei 2021, Pengurus BP2DIM telah diterima oleh Asisten I Pemprov Sumbar, namun sampai saat ini belum memperoleh jawaban tindak lanjut dari Gubernur Sumbar. Selain kepada Pemerintahan Daerah Provinsi Sumbar dan DPRD Sumbar, BP2DIM juga sudah menyampaikan surat tentang gagasan ProvinsI DIM kepada komponen masyarakat antara lain MUI Sumbar, Lembaga Adat, dan Ormas lainnya.

Berkenaan dengan itu, BP2DIM mengharapkan semua komponen masyarakat Minangkabau di Ranah dan Rantau bahu membahu dalam memperjuangkan DIM di bawah komando Pemerintah Daerah Sumbar dan DPRD Sumbar demi kesiapan masa depan Sumbar dan Minangkabau dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat nasional dan internasional yang semakin kompleks.

Dalam pertemuan ini, Pengurus BP2DIM mengharapkan agar jadual Audiensi segera diperoleh dari DPRD Sumbar. (Hms)

Masjid Al Quwait Kerjasama RGB Salurkan 2 Ribu Buku dan 100 Tas untuk Anak Yatim

MARWAHSUMBAR.com, Padang – Sebanyak 2 ribu eksemplar buku tulis dan 100 tas disalurkan pada anak yatim dan dhuafa dalam Program Jumat Berkah Berbagi (JBB) di Masjid Al Quwait, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuak Bagaluang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, 1 Oktober 2021.

Penyaluran bantuan dalam program JBB Pekan 27 hasil Kerjasama Masjid Al Quwait dengan Rumah Gadang Basamo (RGB) Alumni SMA 1 Padang Tamatan 1987 ini tampil agak beda. Santunan yang diberikan bukan dalam bentuk uang, tapi kebutuhan perlengkapan sekolah.

Koordinator JBB, Herwaty Taher mengatakan bantuan yang diserahkan kali ini dalam rangka menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan berlangsung pekan depan. “Kota Padang akan kembali melaksanakan PTM setelah 2 tahun daring. Maka, anak anak butuh tas dan perlengkapan belajar lainnya,” ujar Herwaty Taher yang juga menjabat Seksi Humas Pengurus Masjid Al Quwait.

Herwaty mengungkapkan buku sebanyak 2 ribu eksemplar (100 kodi) berasal dari beberapa orang rekan rekan RGB Alumni SMA 1 Padang tamatan 1987. “Sedangkan 100 tas ditanggung oleh satu orang anggota RGB. Kita berharap juga ada donatur sepatu dan pakaian bagi anak anak kita ini, ” ujarnya.

Sementara Ketua Masjid Al Quwait, Saribulih menjelaskan program ini makin mendapat simpati dari berbagai kalangan. Bahkan, pada setiap pekan ada ada saja yang ingin memberikan bantuan. Baik berupa makanan ringan, nasi dan natura lainnya.

Bahkan ujarnya, bantuan tidak lagi sekedar santunan untuk Anak Yatim saja. “Kita juga menyalurkan bantuan untuk dhuafa. Dengan menggandeng lembaga sosial, seperti Jaringan Pemred Sumbar, Dompet Dhuafa Singgalang, Laznas Rumah Yatim dan beberapa lembaga lainnya. Bahkan pada Jumat kemaren, sudah disalurkan bantuan sembako untuk 2 keluarga dhuafa dari Dompet Dhuafa Singgalang,” ujar Saribulih yang juga praktisi pendidikan ini.

Dia menambahkan, penyerahan bantuan 2000 buku dan 100 tas ini dilakukan 2 tahap.” Hari ini untuk 50 anak dan sisanya pada JBB pekan ke 28 yang akan dilaksanakan Jumat Depan. Alhamdulillah, Pak Ketua RW 11 akan menjadi donatur nasi untuk JBB pekan depan,” ujarnya.

Penyerahan bantuan kelengkapan sekolah ini, juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Banuaran, H. Hudi Sutomo. Dia berharap bantuan ini makin memacu semangat penerima dalam belajar.

“Harus disyukuri dan kepedulian para donatur ini menjadi pemicu dalam belajar. Selalu tingkatkan prestasi demi menggapai cita cita,” ujar Hudi Sutomo yang juga Ketua RW 11 Kelurahan Banuaran ini.

Camat Lubuak Bagaluang yang diwakili Kasi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Lubuak Bagaluang Yona Kartika merasa mendapat pelajaran dari program rutin Jumat Berkah Berbagi ini. Menurutnya, ini menjadi cambuk sekaligus pelajaran bagi kecamatan. “Kami baru bisa menyantuni 30 anak yatim. Itupun dilakukan baru satu kali. Kita akan sampaikan pada Pak Camat, ini harus mampu dilakukan pula pada tingkat kecamatan,” ujarnya.

Menurutnya, program ini harus tetap berlanjut. Apalagi, kondisi ekonomi masyarakat yang masih terpuruk akibat pandemi covid-19.” Ini akan mampu meringankan beban ekonomi anak yatim dan dhuafa. Semoga, para donatur makin peduli dan jumlahnya semakin bertambah,” ujarnya. (Rel)

Forum Otto Ranah Minang Bantu Ponpes Nurul Iman yang Terbakar

MARWAHSUMBAR.com, Dharmasraya – Wujud kepedulian terkait musibah kebakaran yang menghanguskan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman di Jorong Pisang Rebus, Nagari Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat terus mengalir.

Giliran Forum Otto Ranah Minang Korwil Dharmasraya yang menyerahkan bantuan secara langsung pada Sabtu (18/9/2021)

Ketua Form Korwil Dharmasraya, Om Darwin member VOC (Veloz Owners Club) mengaku turut prihatin terhadap peristiwa kebakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman yang mengakibatkan 5 ruangan, ludes terbakar.

“Sebagai bentuk kepedulian kami, Forum Otto Ranah Minang Korwil Dharmasraya menyerahkan sejumlah uang dari hasil donasi om dan tante member Form Korwil Dharmasraya kepada ponpes Nurul Iman yang diterima langsung oleh Om Rozi member Brionesia Sumbar selaku ustad/pendidik dan pengurus ponpes tersebut, ” ujarnya. (Eko)

JBB Masjid Al Quwait, 25 Pekan Hidup Berbagi Karena Peduli

Padang – Jumat Berkah Berbagi (JBB) kerjasama Masjid Al Quwait dengan Rumah Gadang Basamo (RGB) telah berjalan selama 25 pekan. Kegiatan sosial untuk menyantuni anak yatim non panti asuhan ini telah memberikan manfaat besar bagi penerima, terutama anak yatim.

Jumlah donatur pun tidak lagi sebatas RGB tempat bernaungnya para Alumni SMA 1 Padang tamatan 1987. Tapi, juga berasal dari donatur perorangan lainnya dan lembaga sosial.

Koordinator JBB, Herwaty Taher mengungkapkan, selain donatur perorangan yang ikut memberi perhatian, beberapa lembaga sosial, juga memberi perhatian.

“Bahkan, Jaringan Pemred Sumbar (JPS) dan Dompet Dhuafa Singgalang telah ikut berpartisipasi memberikan bantuan untuk anak-anak yatim, khususnya yang tinggal di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuak Bagaluang, Kota Padang ini,” ujar Herwaty Taher yang juga Ketua RT 01 RW 10 Kelurahan Banuaran Nanti XX ini.

Sementara, Japnas Berbakti dan Laznas Rumah Yatim juga telah melihat secara langsung penyerahan bantuan untuk anak yatim yang dikemas dalam program JBB ini.

“Japnas Berbakti yang merupakan lembaga sosial kumpulan pengusaha yang tergabung dalam Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) hadir saat penyerahan santunan pendidikan pada Jumat 2 Juli lalu. Sedangkan Laznas Rumah Yatim yang diwakili Nando hadir saat JBB pekan 23, tanggal 3 September,” ujar salah satu mualaf yang akrab dipanggil Cece ini.

Herwaty Taher menambahkan, JBB juga telah menjalar pada kaum dhuafa. “Sebelum Jumat pada JBB pekan ke 24 kita juga telah salurkan bantuan sembako untuk 2 keluarga dhuafa. Bantuan berasal dari Dompet Dhuafa Singgalang,” ujar Cece yang juga mendapat amanah mengurus Hubungan Sosial Kemasyarakatan di Struktur Pengurus Masjid Al Quwait ini

Sementara, Penanggung Jawab JBB, Saribulih bersyukur kegiatan ini berlanjut secara berkesinambungan. Bahkan sampai Jumat (17/9/2021) sudah berlangsung sebanyak 25 kali.

“Ke depan kita berharap tidak lagi sekedar santunan dalam uang, snack dan nasi saja. Mudah mudahan juga dalam bentuk kebutuhan sekolah, seperti pakaian, tas, alat tulis dan lainnya. Karena, mereka akan ke sekolah lagi mengikuti proses belajar mengajar secara tatap muka,” ujarnya.

“Alhamdulillah, juga sudah ada donatur yang akan membantu tas. Semoga ada juga para donatur yang akan menyumbangkan kebutuhan sekolah lainnya,” ujar Saribulih yang juga praktisi pendidikan ini.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekedar penyerahan santunan pada anak yatim dan kaum dhuafa. Lebih dari itu, untuk merangkul penerima agar dekat dengan masjid.

“Kalau sekedar menyerahkan bantuan, bagusnya diantar ke rumah penerima. Tapi, kita berharap para penerima merasa lebih dekat dengan masjid. Selain itu, kita ingin mengembalikan masjid seperti di zaman Rasulullah. Yakni, sebagai pusat kegiatan ummat,” ujarnya. (Rel JBB)

Giliran Dompet Dhuafa Singgalang Dukung Program JBB Masjid Al Quwait

Marwahsumbar, Padang – Program Jumat Berkah Berbagi (JBB) Masjid Al Quwait bekerja sama dengan Rumah Gadang Basamo (RGB) yang terdiri dari para alumni SMA 1 Padang Tamatan 1987 telah telah memasuki pekan 21, Jumat (27/8/2021)

Program dalam bentuk pemberian santunan kepada anak yatim dan keluarga miskin ini terus mendapat simpatik dari berbagai kalangan. Baik perorangan maupun lembaga. Bahkan Program yang dilakukan setiap ba’da shalat jumat di Masjid Al Quwait ini makin diminati untuk menyalurkan sebagian rezeki bagi kaum beriman.

Koordinator JBB, Herawaty Taher mengatakan untuk Jumat (27/8/2021), santunan untuk anak yatim ini tidak hanya dari RGB tapi juga berasal dari Dompet Dhuafa Singgalang.

“Alhamdulillah. Santunan uang dan nasi, untuk Jumat ini dan jumat depan telah diisi donatur. Yakni berasal dari RGB dan Dompet Dhuafa Singgalang. Walau begitu, kita tetap membuka peluang untuk memberi santunan. Baik dalam bentuk uang atau makanan. Karena, setiap memberi santunan, tidak hanya uang. Tapi, juga nasi dan snack, ” ujar Mualaf dari etnis Tionghoa yang juga Ketua RT 01 RW 10 Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang ini.

Selain itu, santunan juga berasal dari para pedagang dan jamaah Masjid Al Quwait. “Mudah mudahan program ini terus berlanjut dan para donatur semakin bertambah,” ujarnya.

Sementara, Penanggung Jawab JBB, Saribulih bersyukur program yang awalnya digagas oleh pengusaha muda dari RGB ini telah memberikan manfaat pada masyarakat, terutama anak yatim.

Menurut Saribulih yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Quwait ini tujuan santunan tidak hanya sekedar memberi belanja atau makan anak yatim saja. Lebih dari itu, agar para generasi bangsa ini mendekatkan diri keml Masjid.

“Kalau sekedar membantu, bisa dilakukan sekali atau dua kali saja. Namun, program ini dilakukan secara rutin agar anak anak kita ini makin dekat dengan masjid. Bahkan, bagi yang laki laki, diwajibkan mengikuti shalat jumat,” ujar Saribulih yang juga Ketua RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran Nan XX ini.

Saribulih yang juga praktisi pendidikan ini juga mengajak para anak yatim ikut pendidikan Tahfizh di Masjid Al Quwait. “Mari belajar di Masjid Al Quwait, baik TPQ maupun Tahfizh. Biaya mereka akan ditanggung dari dana masjid. Alhamdulillah Tahfizh Al Quwait sudah banyak melahirkan Hafizh, ” ujarnya.