Sate Danguang-Danguang Simpang Kinol Pondok

Destinasi Kuliner Terfavorit di Padang

3. Sate Danguang-Danguang Simpang Kinol Pondok

Ke Padang tanpa mencoba wisata kuliner sate padang tentu tak akan afdol. Salah satu tempat berburu sate padang paling terkenal di Padang adalah Sate Danguang-Danguang. Dengan kuah saus sate padang yang khas dan daging sapi yang gurih, sate padang daguang-daguang menjadi spot wisata kuliner favorit di Padang.

Alamat: Jalan Simpang Kinol, Padang
Harga mulai dari: Rp17.000

4. Rumah Makan Pauh Piaman

Rumah Makan Pauh Piaman
Rumah Makan Pauh Piaman

Rumah makan Pauh Piaman adalah rumah makan Padang yang pas untuk merasakan bagaimana rasanya menikmati nasi Padang di Kota Padang. Hidangan favorit dari tempat ini adalah gulai kepala ikan yang diolah dengan rempah-rempah khas masakan Padang.

Alamat: Jl. Khatib Sulaiman No.63, Lolong Belanti, Padang
Harga mulai dari: Rp19.500 – Rp110.000

5. Warung Kopi Nan Yo

Warung Kopi Nan Yo
Warung Kopi Nan Yo

Buat yang gemar kopi, Kota Padang memiliki warung kopi legendaris dengan nuansa pecinan tempo dulu. Tujuan wisata kuliner ini paling sering dikunjungi pada saat pagi hari untuk sarapan. Menu andalan dari kedai kopi ini adalah Kopi Es dan juga mie goreng.

Alamat: Jl. Niaga No. 205, Padang (Nan Yo Baru: Jl. Pondok no. 88E Flamboyan, Padang)
Harga mulai dari: Rp23.000

6. Restoran Lamun Ombak

Restoran Lamun Ombak
Restoran Lamun Ombak

Pilihan tempat merasakan lezatnya nasi Padang adalah Restoran Lamun Ombak. Disini Toppers bisa menemukan menu lengkap mulai dari rendang, asam padeh, gulai otak, dang balado, hingga ayam pop. Dengan citarasa yang lezat, tujuan wisata kuliner Padang satu ini tak pernah sepi pengunjung.

Alamat: Jl. Khatib Sulaiman, Padang 25124
Harga mulai dari: Rp30.000

<<< Sebelumnya

Selanjutnya >>>

<<< PAGE >>>

1   2   3   4 

 

 

Rapat rendang sedunia secara virtual di gedung Nanggala Mako Lantamal jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang

Tekad Danlantamal II Padang, Jadikan Rendang Mendunia

Padang – Warisan budaya kebanggaan rang Minang Randang akan menyasar pelosok dunia. Kegiatan yang akan dilaksanakan di Markas Komando Mako Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II, pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Rendang dengan nama awalnya Randang merupakan makanan berbahan baku daging yang diolah sedemikian rupa, dengan berbagai macam rempah. Yang sekarang orang lebih populer dengan menyebutnya dengan nama Rendang.

Rapat yang dilakukan secara virtual di gedung Nanggala Mako Lantamal jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang ditinjau langsung oleh wakil ketua Dekranas pusat, Nanny Hadi Tjahjanto.

Rapat dipimpin oleh Danlantamal Laksamana Pertama TNI Hargianto, S.E.,M.M.,M.Si(Han) di hadiri para undangan dari Forkompinda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Juga di hadiri oleh pelaku usaha UMKM rendang yang ada di kota Padang, Awak Media dan undangan lainya.

Dalam sambutanya Danlantamal menyampaikan, rendang merupakan warisan budaya yang harus kita lestarikan. Salah satu langkah pelestarianya dengan mendaftarkan ke badan budaya dunia dalam hal ini di pegang atau akui oleh badan Unesco.

Langkah yang dilakukan oleh Lantamal untuk menjadikan rendang di akui oleh Unesco sebagai warisan budaya dari Minang atau Indonesia. Karena memang makanan rendang ini, sudah di akui sebagai makanan terlezat di dunia.

Ini merupakan salah satu langkah untuk menggiatkan UMKM dalam masa Pandemi ini agar lebih bergairah dalam melakukan bentuk kreativitas dan inovasi lain. Sehingga kita tidak harus terpaku dan terbelenggu dengan kondisi Pandemi ini.

“Ini juga merupakan salah bentuk tugas dari TNI. Yaitu ikut membantu pemerintah daerah membangkitkan perekonomian masyarakat. Atau tugas Operasi Militer Selain Perang atau OMSP,” ujar Danlantamal menyampaikan pada saat rapat terakhir di gedung Nanggala Mako Lantamal.

Video : Jejak Digital Menuju Masa Depan

Merendang sedunia ini, mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi Sumbar, Forkompinda Sumbar, BUMN, OJK dan berbagai pihak yang tidak dapat kita sebutkan satu persatu (Dispen Lantamal II).

Rapat rendang sedunia secara virtual di gedung Nanggala Mako Lantamal jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang